7 Cara memaksimalkan reward kartu kredit

Hari gini, siapa yang gak kenal dengan kartu kredit? Walau terbuat dari plastik, kartu ini bisa bernilai lebih dari duit cash di dompet kulitmu.

Orang-orang berlomba-lomba mengajukan aplikasi kartu kredit agar transaksi keuangan lebih mudah karena tak perlu repot membawa duit cash. Alasan lainnya: mengincar reward atau ganjaran dari penggunaan kartu kredit tersebut.

Yoy..yoy..Reward kartu kredit pastinya menggiurkan. Secara umum reward dibagi menjadi dua, yaitu berbentuk poin atau mileage dan cashback. [Baca: Kenali Manfaat Kartu Kreditmu: Points Rewards vs Cash Back]

Meski menggiurkan, banyak juga pengguna kartu kredit yang cuek-cuek saja terhadap reward ini. Mereka enggan atau belum tahu cara memaksimalkan reward kartu kredit.

Gimana dengan kamu? Kalau belum tahu, simak tips memaksimalkan reward kartu kredit berikut ini:

1. Pilih kartu kredit yang tepat

336315124p

Sebelum mengajukan aplikasi kartu kredit, lihat dulu fitur utama reward kartu itu. Ada kartu kredit yang mengutamakan poin/mileage reward, dan ada pula yang menonjolkan ganjaran cashback.

Kalau kamu gemar traveling, pilih kartu kredit yang menawarkan banyak hadiah seputar travel, misalnya Standard Chartered WordMiles. Kalau rutin belanja tiap bulan, bisa pakai PermataHero Card yang rutin memberikan poin reward setiap kali belanja.

Sedangkan pengguna kartu kredit yang pingin mencari cashback, pilih produk yang sesuai. Misalnya Citi Cashback dan Sinarmas Cashback. Dua kartu kredit itu menawarkan cashback besar dan bekerja sama dengan banyak merchant.

Dengan memilih kartu kredit yang pas, otomatis kita bisa memanfaatkan fitur kartu tersebut secara maksimal. Sebab fokus kita tertuju pada fitur tersebut, bukan yang lainnya.

2. Mengejar reward berlebihan bisa buntung

321923

Nah, ini penting setelah menentukan kartu kredit yang pas. Walau kita berfokus pada jenis reward kartu tersebut, bukan berarti kita harus mengejar reward itu tanpa memikirkan risiko.

Contohnya demi mengejar poin untuk ditukarkan dengan smartphone Android terbaru malah belanja gila-gilaan. Bahkan yang dulunya belanja sekali tiap bulan jadi dua sampai tiga kali sebulan. Woles aja dalam mengejar poin, beli yang sekiranya memang perlu dibeli.

Sebab kalau ambisius ngejar poin, bukannya untung, malah bisa buntung karena pengeluaran bertambah. Ingat, memakai kartu kredit itu berarti kita berutang kepada bank.

Kalau gak sanggup melunasi, ya wasalam, siap-siap kena risikonya, seperti masuk daftar hitam Bank Indonesia. [ Baca: Aduh, Masuk Blacklist atau Enggak Ya? Kalau Iya, Gimana Cara Keluarnya?]

3. Segera tukar poin

treats_point_banner

Poin yang lama menumpuk bisa-bisa hangus atau kedaluwarsa karena sebab-sebab tertentu. Misalnya karena tagihan kartu kredit nunggak berbulan-bulan atau memang bank menentukan jangka waktu penukaran poin tersebut.

Karena itu, segera tukarkan poin atau mileage kepada bank meski sebenarnya ada target hadiah yang kita incar dengan jumlah poin tertentu. Misalnya kita lagi mengejar hadiah tablet iPad dengan syarat penukaran poin 2000.

Kalau poin kita masih 500 sementara jangka waktu penukaran poin tinggal 2-3 bulan ke depan, lebih baik pakai tips nomor 2 di atas. Kalau sampai batas waktu penukaran poin tak sampai 2000, ya tak apa-apa tukar dengan barang lain. Jangan ‘ngongso’ dapat hadiah tablet iPad.

Yang penting, poin itu tak hangus dan kita tak sampai terjerat utang kartu kredit gara-gara mengejar poin tersebut. Jadi ingat juga ya untuk melihat tanggal kedaluwarsa penukaran poin dari bank.

4. Cari yang ada cashback-nya

cash-back-bii

Buat yang memakai kartu kredit cashback, cari merchant yang bekerja sama dengan bank penerbit kartu itu. Biasanya situs bank memuat daftar merchant yang menawarkan cashback lewat penggunaan kartu kreditnya.

Kita bisa juga mengirim e-mail ke agen kartu kredit yang melayani kita waktu mengajukan aplikasi untuk menanyakan daftar merchant itu. Selain itu, kita bisa mengecek situs pemberi informasi diskon/promo kartu kredit yang banyak di Internet. Setelah mendapat daftar tersebut, prioritaskan transaksi pakai kartu kredit di merchant-merchant itu untuk mendulang cashback.

5. Pilih bayar otomatis

Single family house on pile of money

Sejumlah vendor menawarkan pembayaran tagihan rutin secara otomatis lewat kartu kredit, seperti fitness center, perusahaan asuransi, dan TV kabel. Kita bisa memanfaatkan penawaran ini untuk mengumpulkan poin reward.

Memang tak semua pembayaran tagihan itu memberikan poin. Cek ke bank penerbit kartu kreditmu untuk memastikan tagihan mana saja yang memberikan poin.

Tapi, setelah mengatur pembayaran otomatis, kita wajib mengecek tagihan per bulan dengan teliti. Sebab bisa-bisa ada penagihan ganda atau nominal yang salah.

[Baca: Tagihan Bulanan Kartu Kredit: Angka-Angka Itu Maksudnya Apa Sih?]

6. Bayari teman-teman

gty_credit_card_fees_nt_130123_wmain

Eits, ini bukan berarti kita bener-bener membayari teman-teman ya. Lebih tepatnya menalangi atau mengutangi mereka. Hubungannya dengan memaksimalkan reward kartu kredit?

Jadi begini. Setiap kali pergi bareng teman-teman misalnya makan, bilang saja kamu yang membayari dulu semuanya. Nanti, mereka mengganti duitmu biar gak ribet pas membayar ke kasir. Nah, semakin banyak pembelanjaan artinya semakin banyak pula poin yang didapat, ya gak?

Tapi kamu harus memastikan teman-temanmu bukan orang yang suka kabur gak mau bayar utang. Nanti kamu sudah membayari, eh, dianya malah ogah membayar pas ditagih.

7. Hindari tunggakan

Hand reaches out from crumpled papers

Dengan alasan apa pun, sebisa mungkin hindari menunggak tagihan kartu kredit. Bahkan membayar tagihan minimal pun tidak direkomendasikan.

Soalnya, ada bunga yang dibebankan kepada kita kalau menunggak. Adanya beban tambahan ini bakal bikin reward terbuang sia-sia. Sebab  nilai poin atau cashback yang dikumpulkan mungkin habis buat menutup bunga itu, atau bahkan malah gak cukup.

Misalnya kita menunggak Rp 500 ribu di bulan ini. Pada bulan depan, tunggakan itu akan dibebankan ke tagihan plus bunganya. Jadi kalau umpamanya kita beli barang dengan cashback Rp 500 ribu, sama aja boong. Duit cashback itu jadi gak ada artinya. Malah kita nombok karena harus membayar bunga tunggakan tersebut.

Jadi, gimana? Gampang kan cara memaksimalkan reward kartu kredit? Yang penting kita tahu aturan main soal penggunaan kartu kredit, khususnya syarat dan ketentuan soal reward, biar kartu sakti yang kita punyai itu bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

sumber: blog.duitpintar.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s